whycomputer.com >> Jaringan komputer >  >> Perangkat Keras

Jenis Catu Daya Komputer

Apakah Anda menggunakan desktop maupun laptop, komputer Anda memerlukan sumber daya listrik. Karena perangkat ini memuat banyak rangkaian elektronik yang beroperasi pada tegangan berbeda, sambungan langsung ke stopkontak saja tidak cukup. Untuk mengubah arus listrik dari tembok menjadi format yang dapat digunakan komputer, diperlukan unit catu daya (power supply). Sejak akhir 1990-an, hampir semua desktop modern memakai catu daya ATX multi-volt untuk menyalurkan arus ke komponen internal.

Desktop Power Supplies

Catu daya konversi arus bolak-balik (AC) dari stopkontak menjadi empat jenis tegangan DC yang biasa digunakan komputer: 5 V, +5 V, +12 V dan -12 V. Selain memenuhi kebutuhan tenaga, catu daya desktop biasanya dilengkapi kipas pendingin. Beberapa sistem, seperti server, gaming rig, atau PC kelas atas, bahkan dapat memakai dua catu daya sekaligus, masing-masing dengan kipas. Ini mempermudah dua kebutuhan: suplai daya tambahan untuk komponen berkecepatan tinggi atau beban berat, serta kapasitas pendinginan yang lebih besar karena panas yang dihasilkan.

Laptop Power Supplies

Catu daya laptop berbeda sedikit. Proses konversi listrik dari stopkontak dibagi menjadi dua komponen: adaptor eksternal dan catu daya internal. Adaptor mengubah arus AC menjadi tegangan DC yang lebih tinggi, biasanya antara 10 – 18 V. Kemudian, catu daya internal menyesuaikan tegangan lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan sistem laptop.

Power Saving Modes

Dengan kemajuan perangkat lunak dan sistem operasi, mode hemat energi komputer juga semakin canggih. Hampir semua komputer modern mendukung mode "Power‑Save" atau "Sleep". Mode ini memungkinkan mematikan atau menurunkan daya komputer lewat perangkat lunak, bukan dengan menekan tombol daya.

ATX Power Supplies

Fitur seperti "Power Saving" dan "Sleep" dimungkinkan berkat catu daya ATX dan motherboard yang kompatibel. Ketika dipasangkan, motherboard ATX dapat masuk ke mode energi rendah, memproses penulisan data sementara atau penyimpanan cache saat komputer berada di mode "Hibernate" atau "Sleep".

ATX Supported Voltages

Catu daya ATX mendukung enam konfigurasi tegangan: +5 V, -5 V, +12 V, -12 V, +5 V standby, dan +3,3 V. Rentang tegangan ini memberi fleksibilitas bagi produsen untuk merancang periferal dan komponen tambahan dengan kebutuhan arus yang berbeda.


URL:https://komputer.whycomputer.com/Perangkat-keras/101317114.html

Perangkat Keras
  • Jenis-Jenis Kabel Data

    Jenis Kabel Data Kabel data digunakan untuk mentransmisikan informasi antar sistem seperti server, komputer pribadi, dan perangkat keras lainnya. Ada tiga tipe utama kabel data yang sering dipakai: twisted pair, coaxial, dan serat optik. Masing‑masing memiliki karakteristik dan lingkungan penggunaan

  • Jenis-jenis Kabel Serial dan Aplikasinya

    Jenis-jenis Kabel Serial Komunikasi data antar perangkat digital biasanya menggunakan kabel serial, yang mentransfer data secara bit-by-bit melalui port serial. Sebagian besar kabel serial mengikuti standar RS-232 (Recommended Standard‑232) yang menetapkan urutan bit tertentu dalam pengiriman data.

  • Mencari Informasi Catu Daya (Power Supply) di Linux

    Mencari Informasi Catu Daya (Power Supply) di Linux Di sistem operasi Linux, utilitas dmidecode dapat digunakan untuk mengekstrak informasi dari BIOS, termasuk data tentang catu daya (power supply). Perintah ini beroperasi melalui baris perintah dan mengakses tabel Desktop Management Interface (DMI)

Jaringan komputer © https://komputer.whycomputer.com