Jaringan komputer
Jika hard drive Anda rusak atau data terhapus, Anda dapat mengaktifkan komputer dengan menggunakan USB flash drive yang dapat di-boot. Untuk membuatnya, Anda perlu memformat dan mempartisi USB terlebih dahulu.
1. Masukkan USB flash drive ke port USB komputer. Windows akan mendeteksinya dan memberi huruf drive sementara.
2. Buka Command Prompt dalam mode Administrator. Tekan tombol Start, ketik cmd, lalu tekan Ctrl + Shift + Enter.
3. Jalankan diskpart untuk membuka utilitas partisi.
4. Ketik list disk untuk menampilkan semua disk, termasuk USB Anda. Catat nomor disk (mis. Disk 1).
5. Pilih disk USB dengan select disk X (ganti X dengan nomor disk).
6. Jalankan serangkaian perintah berikut satu per satu, tekan Enter setelah tiap perintah:
CLEAN
CREATE PARTITION PRIMARY
SELECT PARTITION 1
ACTIVE
FORMAT FS=NTFS QUICK
ASSIGN
EXIT
7. Salin file boot ke USB dengan perintah:
bootsect.exe /nt60 X: (ganti X dengan huruf drive USB Anda).
Setelah selesai, USB flash drive Anda siap digunakan sebagai media booting untuk Windows 7.
Dengan ukuran USB drive yang terus meningkat, kini memungkinkan membuat arsip data berukuran besar. Namun, karena biasanya berukuran kecil, USB drive mudah hilang atau rusak. Mencerminkan (mirroring) USB drive berarti membuat salinan cadangan ke sistem penyimpanan lain untuk redundansi. Mencerminka
Jika hard drive internal Anda gagal atau rusak, Anda dapat menjadikan hard drive eksternal sebagai hard drive utama komputer Anda. Cara ini juga berguna untuk melewati boot manager dan memanfaatkan berbagai hard drive eksternal berisi sistem operasi yang berbeda. Langkah 1: Siapkan USB Drive Instal
A USB flash drive cukup kecil untuk muat di tangan, namun mampu menyimpan hingga 1 GB data komputer. Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah memindahkan file dari PC rumah ke komputer lain, atau melakukan cadangan data agar tidak hilang saat terjadi kerusakan hard drive. Langkah 1 Sambungkan USB fla