Jika Anda hanya mendengarkan audio di satu area kamar, Anda mungkin tidak memerlukan lebih dari remote untuk mengontrol volume. Namun, jika Anda mendengarkan audio dari sistem hiburan rumah di beberapa ruangan atau ruangan besar, Anda mungkin ingin kemampuan mengontrol volume untuk setiap speaker. Sebagian besar receiver atau remote A/V hanya memungkinkan Anda mengontrol volume amplifier, bukan speaker yang terhubung. Untuk dapat mengontrol volume masing-masing speaker secara terpisah, Anda dapat memasang kontrol volume dinding yang mengurangi sinyal yang dikirim dari amplifier atau receiver sistem audio.
\n\n\n\nLangkah-langkah Memasang Kontrol Volume
\n\nLangkah 1
\nPilih area dinding tempat Anda ingin memasang kontrol volume. Gunakan detektor tulang kayu (stud finder) untuk menemukan tulang kayu yang dapat dipakai sebagai penopang. Gambar sketsa potongan pada dinding, sedikit lebih besar dari kotak soket dua gang yang akan dipasang.
\n\nLangkah 2
\nGunakan gergaji drywall atau pisau utilitas untuk memotong lubang sesuai garis yang digambar.
\n\nLangkah 3
\nPosisikan kotak soket dua gang di sisi tulang kayu. Kencangkan kotak dengan dua sekrup 10d. Gunakan alat penarik kabel (cable fish) untuk mengarahkan kabel speaker dari amplifier ke lubang tersebut. Setelah itu, sambungkan kabel speaker ke kotak soket dan ke speaker yang ingin dikontrol. Jangan sambungkan ke amplifier atau speaker lebih dulu.
\n\nLangkah 4
\nLonggarkan sekrup terminal 'Amplifier/Receiver' dan 'Speaker' di bagian belakang kontrol volume dengan obeng Phillips.
\n\nLangkah 5
\nTarik kabel speaker yang berlebih melalui lubang pada kotak soket, kemudian masukkan rangkaian kontrol volume ke dalam kotak. Pastikan lubang sekrup di atas dan bawah kontrol volume sejajar dengan kotak.
\n\nLangkah 6
\nPasang sekrup penahan yang disertakan pada bagian depan unit dan kencangkan dengan obeng Phillips.
\n\nLangkah 7
\nMatikan amplifier atau receiver. Hubungkan kabel dari amplifier ke terminal yang ditandai 'Amplifier/Receiver'. Sambungkan kabel berwarna solid ke terminal negatif (-) dan kabel dengan garis tipis ke terminal positif (+). Lakukan hal yang sama untuk kabel menuju speaker.
\n\nLangkah 8
\nHubungkan kabel yang keluar dari kontrol volume ke amplifier, pastikan polaritasnya benar. Lalu sambungkan kabel keluar kontrol volume ke speaker.
\n\nLangkah 9
\nInstal kontrol volume tambahan bila diperlukan, gunakan metode yang sama seperti pada pertama.
\n\nLangkah 10
\nNyala amplifier atau receiver, putar audio atau musik. Sesuaikan volume pada receiver atau amplifier, lalu atur volume per speaker dengan memutar tombol kontrol volume ke kiri untuk menurunkan atau ke kanan untuk menaikkan.
\n\nTips
\n- \n
- Jika kontrol volume ditempatkan 50 kaki (15 m) atau kurang dari amplifier, gunakan kabel speaker 16 atau 18 gauge. Untuk jarak lebih dari 50 kaki, gunakan kabel 12 atau 14 gauge. \n
Peringatan
\n- \n
- Kontrol volume biasanya memiliki batas daya maksimal 100 watt atau kurang. Jika terhubung ke amplifier berdaya tinggi, hindari mengatur volume amplifier terlalu tinggi untuk menghindari kerusakan. Bahkan jika speaker mampu menangani, kontrol volume mungkin tidak. \n
Peralatan yang Diperlukan
\n- \n
- Detektor tulang kayu \n
- Penggaris atau straightedge \n
- Gergaji drywall atau pisau utilitas \n
- Kotak soket dua gang \n
- Palu dan sekrup 10d \n
- Alat penarik kabel (cable fish) \n
- Kabel speaker \n
- Obeng Phillips \n
- Rangkaian kontrol volume \n
