Jaringan komputer
USB flash drive dapat terinfeksi malware seperti virus dan Trojan Horse yang memanfaatkan fitur Auto‑Run Windows. Cara termudah mendeteksi malware ini adalah menggunakan Command Prompt.
Sambil menekan tombol Shift, masukkan flash drive. Menahan Shift mencegah Windows mem‑auto‑run perangkat. Jika Auto‑Run sudah aktif, klik Cancel untuk menghentikannya.
Klik Start > Run dan ketik cmd, lalu tekan Enter. Di Windows Vista, klik ikon Windows, ketik cmd di kotak Search, lalu tekan Enter.
Tulis huruf drive (misalnya F:) di Command Prompt, lalu tekan Enter. Huruf drive dapat dilihat di My Computer atau File Explorer.
Ketik dir /w /o /a /p dan tekan Enter. Perintah ini menampilkan semua file di drive.
Periksa daftar untuk file berbahaya. File umum seperti autorun.inf atau smss.exe biasanya menunjukkan malware. Hindari file .exe yang tidak dikenal dan perhatikan file yang muncul tanpa sepengetahuan Anda.
Untuk menampilkan semua file (termasuk tersembunyi), ketik attrib -r -a -s -h *.* lalu Enter. Selanjutnya, hapus file berbahaya dengan del nama_file, misalnya del smss.exe, dan tekan Enter.
Jika Anda tidak dapat mengakses data saat dibutuhkan, pasti sangat mengganggu. Mengunci perangkat penyimpanan mobile seperti USB drive dengan Imation Lock memang aman, namun terkadang penggunaan Imation Lock pada USB Kingston dapat menimbulkan masalah. Berikut cara membuka kunci Kingston USB Anda ag
A USB flash drive cukup kecil untuk muat di tangan, namun mampu menyimpan hingga 1 GB data komputer. Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah memindahkan file dari PC rumah ke komputer lain, atau melakukan cadangan data agar tidak hilang saat terjadi kerusakan hard drive. Langkah 1 Sambungkan USB fla
Cara biasa menginstal sistem operasi adalah dengan memasukkan DVD atau CD ke komputer Anda dan biarkan proses berjalan. Ini cukup untuk instalasi awal, namun bagaimana jika Anda perlu menginstal ulang OS dan kehilangan atau merusak cakram? Anda dapat menghindari biaya ganda dengan membuat backup USB