whycomputer.com >> Jaringan komputer >  >> Perangkat Keras

Enkripsi Perangkat Keras vs Perangkat Lunak

Bagi orang awam, semua data yang tersimpan di drive komputer dianggap 'terenkripsi' karena hanya berupa kombinasi huruf dan angka. Namun, seorang hacker berpengalaman dapat memanfaatkan data tersebut untuk melihat isi komputer secara lengkap. Untuk mengatasi kerentanan ini, data dapat dienkripsi dengan dua cara: melalui perangkat lunak yang mengenkripsi saat data disimpan, atau menggunakan perangkat keras khusus yang terpasang pada drive.

Bagaimana Enkripsi Bekerja

Semua metode enkripsi menggunakan kunci, yaitu deretan angka dan huruf yang dihasilkan secara acak, untuk mengacak data sebelum disimpan. Tanpa kunci, data hanya terlihat seperti deretan angka tidak berarti. Enkripsi berbasis perangkat lunak memanfaatkan sumber daya komputer—misalnya CPU dan memori—sedangkan enkripsi berbasis perangkat keras menggunakan prosesor khusus yang terpasang di dalam drive.

Kekekalan

Enkripsi berbasis perangkat lunak tergantung pada sistem operasi; bila OS diubah atau dihapus, enkripsi harus dipasang ulang. Enkripsi berbasis perangkat keras berada di luar sistem operasi dan tetap aktif walau sistem berubah.

Kemampuan Upgrade dan Skalabilitas

Perangkat lunak dapat diperbarui untuk memperbaiki bug dan meningkatkan kinerja, serta dipindahkan ke drive atau komputer lain. Perangkat keras berada di chip pada drive, sehingga sulit atau tidak mungkin diubah. Setiap drive hanya dilindungi sendiri, sehingga perlu membeli drive tambahan bila perlu memperluas jangkauan enkripsi.

Performa Sistem

Enkripsi berbasis perangkat lunak menggunakan CPU utama, sehingga dapat memperlambat operasi normal sistem. Enkripsi berbasis perangkat keras berjalan terpisah dan tidak mempengaruhi performa keseluruhan.

Serangan Brute Force

Serangan brute force, yaitu percobaan menebak password atau kunci secara berulang, lebih sulit dilakukan terhadap enkripsi berbasis perangkat keras karena kunci disimpan di chip yang tidak dapat diakses oleh sistem. Perangkat lunak memungkinkan hacker mereset hitungan percobaan lewat memori, sehingga memberi waktu tak terbatas.

Ketergantungan pada Keamanan Sistem Operasi

Enkripsi berbasis perangkat lunak hanya seaman sistem operasi tempatnya berjalan. Jika malware masuk, enkripsi dapat dimodifikasi atau dinonaktifkan. Enkripsi berbasis perangkat keras bekerja independen dari OS, sehingga terlindungi dari kerentanan tersebut.


URL:https://komputer.whycomputer.com/Perangkat-keras/101302987.html

Perangkat Keras
  • Cara Memulihkan Data dari Hard Drive yang Ditimpa

    Ketika data dihapus dari hard drive, sebenarnya data tidak sepenuhnya hilang. File yang dihapus hanya dihapus dari daftar File Allocation Table (FAT), sehingga sistem menganggap ruang tersebut kosong dan siap dipakai ulang. Jika data baru ditulis ke sektor yang sama, maka data lama dianggap ditimpa.

  • Perangkat Lunak Desain Teknik

    Software menggambar teknik, seperti Auto‑CAD atau SolidWorks, memungkinkan insinyur dan penata gambar menghabiskan lebih banyak waktu pada pembuatan dan inovasi gambar mekanik atau listrik. Sebagian besar software ini dilengkapi perpustakaan komponen siap drag and drop. Keunggulan utamanya adalah pe

  • Jenis-Jenis Kabel Data

    Jenis Kabel Data Kabel data digunakan untuk mentransmisikan informasi antar sistem seperti server, komputer pribadi, dan perangkat keras lainnya. Ada tiga tipe utama kabel data yang sering dipakai: twisted pair, coaxial, dan serat optik. Masing‑masing memiliki karakteristik dan lingkungan penggunaan

Jaringan komputer © https://komputer.whycomputer.com