Jaringan komputer
Driver perangkat keras adalah perangkat lunak yang memungkinkan sistem operasi dan aplikasi berinteraksi dengan komponen fisik seperti kartu grafis, hard drive, RAM, dan lain‑lain. Saat mengganti hard drive, Anda mungkin perlu menyalin driver sistem ke drive baru. Berikut beberapa metode yang dapat Anda gunakan.
Buka jendela “My Computer” (atau “This PC”).
Klik dua kali drive sistem (biasanya C:\\).
Salin folder “Drivers” (dan folder vendor di C:\\) ke media penyimpanan eksternal seperti USB flash drive atau CD kosong.
Masukkan media eksternal ke komputer yang menggunakan hard drive baru.
Salin folder driver ke direktori C:\\ pada komputer tersebut.
Klik kanan “My Computer” dan pilih “Manage”.
Di panel kiri, pilih “Device Manager”.
Periksa setiap perangkat. Jika driver hilang, klik kanan perangkat tersebut dan pilih “Update Driver”.
Pilih “Install the software automatically” dan Windows akan memindai driver yang telah disalin.
Download dan instal DriverMax (lihat bagian “Sumber” untuk tautan).
Buka DriverMax.
Pilih “Export drivers”.
Tandai driver yang dibutuhkan atau klik “Select all”, lalu klik “Next”.
Tentukan lokasi penyimpanan driver.
Salin folder driver ke media penyimpanan eksternal.
Masukkan media eksternal ke komputer yang menggunakan hard drive baru.
Download dan instal DriverMax pada komputer baru jika belum terpasang.
Buka DriverMax.
Pilih “Import drivers”.
Navigasi ke folder driver pada media eksternal dan klik “Next”. Driver akan dipindahkan ke hard drive.
Langkah-langkah Mengembalikan Hard Drive Anda Setelah bertahun-tahun menggunakan komputer, hard drive seringkali berisi data penting yang tidak bisa diganti. Jika hard drive mengalami kerusakan fisik atau korup, Anda masih memiliki beberapa cara untuk memulihkan data dan mengembalikannya ke kondisi
Memanipulasi partisi hard drive sebenarnya sangat sederhana. Partisi hard drive merupakan area penyimpanan terdefinisi yang dapat dipisahkan menjadi beberapa bagian, sehingga satu hard drive besar dapat berfungsi seperti beberapa hard drive kecil. Begitu juga dengan mengakses partisi, prosesnya sama
Memilih Enclosure Hard Drive Langkah 1: Pilih tipe koneksi Pastikan enclosure cocok dengan port data hard drive Anda. Pilih enclosure IDE bila hard drive Anda menggunakan port IDE lebar, dan enclosure SATA bila menggunakan port SATA kecil. Lihat label pada hard drive untuk mengetahui jenis koneksi y